Referensi Istilah Teknis: Biar “Nyambung” di Lapangan, Bukan Cuma Paham Teori
Di lingkungan manufaktur & supply chain, satu istilah bisa menentukan arah tindakan. Salah paham “lot” vs “batch”, “rework” vs “repair”, atau “NG” vs “OK” sering berujung pada salah eksekusi, rework, dan waktu yang terbuang.
Halaman Referensi Istilah Teknis ini dirancang untuk kebutuhan kerja Indonesia–Jepang: membantu Anda memahami istilah yang paling sering muncul di dokumen pabrik, rapat, email, hingga audit vendor. Singkat, jelas, dan bisa dipakai lintas fungsi.
Quote yang relevan di pabrik:
“Istilah yang sama, pemahaman yang beda, hasilnya bisa beda jauh.”
Yang Anda Dapatkan di Halaman Ini
- Glosarium lintas fungsi: produksi, quality, engineering, purchasing, PPIC, warehouse, logistics, HR.
- Definisi kerja: bukan kamus akademik, tapi makna yang dipakai di lapangan.
- Catatan konteks: kapan istilah dipakai, apa risiko salah paham, dan contoh penggunaan.
- Format cepat: tabel, checklist, & FAQ biar mudah dicari saat dibutuhkan.
Prioritas Utama: Istilah yang Paling Sering Muncul di Industri
A) Produksi & Operasional
| Istilah | Makna Kerja (Praktis) | Dipakai Saat | Catatan Risiko Salah Paham |
|---|---|---|---|
| Line / Lini | Area/urutan proses produksi tertentu | Briefing produksi, report output | Pastikan line yang dimaksud jelas (Line 1/2/3). |
| Cycle Time (CT) | Waktu proses per unit | Kaizen, balancing line | CT berbeda dengan lead time. |
| Lead Time | Waktu total dari order sampai selesai | Planning, delivery | Harus jelas start & end point-nya. |
| Downtime | Waktu mesin/line berhenti | Daily report, maintenance | Bedakan planned vs unplanned downtime. |
| Changeover | Waktu ganti model/setting produksi | Scheduling, setup | Sering mempengaruhi output harian. |
| WIP (Work in Process) | Barang setengah jadi di proses | Stock/WIP control | WIP tinggi bisa indikasi bottleneck. |
B) Quality & Problem Solving
| Istilah | Makna Kerja (Praktis) | Dipakai Saat | Catatan Konteks |
|---|---|---|---|
| NG | Produk tidak memenuhi standar (Not Good) | Inspection, sorting | Selalu sebut jenis NG & jumlahnya. |
| OK | Produk memenuhi standar | Final check | OK harus berbasis kriteria, bukan asumsi. |
| Defect | Ketidaksesuaian pada produk/proses | Claim, audit | Jelaskan mode defect (scratch, burr, crack, dll). |
| Rework | Perbaikan agar kembali sesuai spesifikasi | Repair plan, quality control | Pastikan ada standar rework & verifikasi ulang. |
| Containment | Tindakan cepat untuk menahan dampak (isolasi) | Incident response | Berbeda dengan corrective action (perbaikan akar masalah). |
| CAPA | Corrective & Preventive Action | Audit, sistem mutu | Pastikan ada bukti implementasi & efektivitas. |
| 4M / 5M+1E | Kategori penyebab: Man, Machine, Material, Method (+ Measurement, Environment) | Analisa masalah | Bagus untuk memilah sumber masalah sebelum RCA. |
C) Purchasing, Vendor & Supply Chain
| Istilah | Makna Kerja (Praktis) | Dipakai Saat | Catatan |
|---|---|---|---|
| RFQ | Request for Quotation (permintaan penawaran) | Procurement | Lengkapi spesifikasi & quantity agar harga valid. |
| MOQ | Minimum Order Quantity | Negosiasi supplier | Mempengaruhi inventory & cashflow. |
| PO | Purchase Order (dokumen pembelian) | Transaksi pembelian | Pastikan item, qty, price, delivery date jelas. |
| ETA / ETD | Perkiraan tiba / berangkat | Logistics | Selalu tulis tanggal & timezone bila lintas negara. |
| Incoterms | Aturan tanggung jawab pengiriman (FOB, CIF, dll) | Ekspor impor | Pengaruh ke biaya, risiko, dan dokumen. |
| Kanban | Sistem sinyal tarik untuk replenishment | Material control | Harus jelas jumlah kartu, trigger, & lead time. |
Mini-Guide: Cara Membaca Istilah di Dokumen Pabrik
Kalau Anda membuka report, drawing, atau email teknis, gunakan urutan ini agar cepat paham konteksnya.
- Identifikasi fungsi: ini dokumen produksi, quality, engineering, atau purchasing?
- Cari penanda angka: qty, lot, tanggal, standar, hasil ukur.
- Tentukan status: OK / NG, pass / fail, done / pending.
- Temukan “action”: containment, rework, approval, shipment, follow-up.
- Kunci istilah ambigu: kalau satu kata bisa multi-interpretasi, minta definisi kerja (internal).
How-To: Menyusun Glosarium Internal (Agar Tim Indonesia & Jepang Satu Bahasa)
Glosarium internal bukan dokumen “cantik”, tapi alat operasional. Tujuannya: semua orang membaca istilah dengan arti yang sama.
- Tentukan lingkup: mulai dari 50 istilah paling sering muncul di rapat & dokumen.
- Tulis definisi kerja: 1–2 kalimat, fokus pada penggunaan di lapangan.
- Tambahkan contoh: satu contoh kalimat report/email.
- Tambahkan owner: siapa PIC istilah itu (QA/ENG/PPIC/Purchasing).
- Versi & tanggal: agar jelas update terakhir.
- Review berkala: minimal tiap 3 bulan atau saat ada model/proses baru.
Checklist glosarium yang “siap pakai”:
- Istilah
- Definisi kerja
- Departemen terkait
- Contoh penggunaan
- Catatan risiko / salah tafsir umum
- Last updated
Tabel Template: Format Glosarium Internal (Copy & Gunakan)
| Istilah | Definisi Kerja | Departemen | Contoh Kalimat | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| Containment | Tindakan cepat untuk menahan dampak masalah agar tidak menyebar. | QA / Production | Kami lakukan containment dengan hold lot A-17 & sorting 100%. | Bedakan dengan corrective action. |
| Changeover | Waktu ganti setting dari model A ke model B di line produksi. | Production / PPIC | Changeover dijadwalkan 13:00–13:40 untuk model B. | Pastikan standar waktu & PIC jelas. |
| MOQ | Jumlah minimal pemesanan yang ditetapkan supplier. | Purchasing | MOQ supplier untuk item ini adalah 500 pcs per order. | Pengaruh inventory & cashflow. |
FAQ: Referensi Istilah Teknis
1) Kenapa istilah teknis perlu diseragamkan?
Karena istilah yang sama bisa dibaca berbeda antar fungsi. Standardisasi mempercepat keputusan & mengurangi rework.
2) Lebih baik pakai istilah Inggris atau Indonesia?
Gunakan yang paling umum dipakai di perusahaan Anda, namun pastikan definisinya jelas. Banyak pabrik memakai istilah Inggris sebagai “bahasa penghubung”.
3) Apakah “rework” sama dengan “repair”?
Sering dianggap mirip, tetapi di beberapa sistem mutu berbeda. Gunakan definisi kerja internal: apa kriteria lolos, siapa yang boleh melakukan, & bagaimana verifikasi.
4) Istilah mana yang paling sering bikin salah paham?
Yang punya banyak arti: lead time, availability, priority, urgent, quality issue, dan change request. Solusinya: sertakan angka, tanggal, & scope.
5) Bagaimana cara cepat memahami istilah baru di rapat?
Minta contoh konteks: “dipakai di dokumen apa?”, “impact ke proses apa?”, dan “indikator OK/NG-nya apa?”.
Butuh Istilah Spesifik?
- Engineering: komponen, drawing, toleransi, proses machining
- Quality: inspeksi, defect mode, audit, CAPA
- Purchasing: RFQ, kontrak, MOQ, negosiasi
- PPIC: planning, lead time, kanban, material control
- Logistics: export-import, ETA/ETD, incoterms, dokumen pengiriman
Anda dapat gunakan halaman ini sebagai “hub” untuk artikel turunan per fungsi, sehingga tim lebih mudah mencari istilah sesuai kebutuhan kerja.